

Sahabat mulia, saat ini ada kurang lebih 1344 santri penghafal Quran yatim & dhuafa serta 243 guru Quran dari 16 pondok pesantren se-pulau Lombok yang Masjid Jalan Cahaya bina. Kebutuhan beras untuk makan santri setiap bulannya tidak kurang dari 2,6 ton (2.600 kilogram). Belum lagi untuk tambahan gizinya dan operasional lainnya.
Tidak sedikit para ustad dan pengelola pondok pesantren kesulitan untuk memenuhi kebutuhan makanan untuk santrinya. Sampai-sampai ada yang menggadaikan motornya agar santri tetap bisa makan dan belajar Quran dengan baik.

Alhamdulillah wasilah program ‘Beras Berkah Masjid’, pondok-pondok pesantren terbantu dalam memenuhi kebutuhan pangannya sehingga bisa memperbaiki dan membangun fasilitas pondok secara perlahan.


Oleh karena itu, kami mengajak para dermawan untuk sama-sama ambil bagian dari pencinta Al-Quran, melalui program ‘Beras Berkah Masjid’. Mari raih pundi-pundi amal sholeh dan InsyaAllah akan senantiasa didoakan oleh Ribuan Santri yatim & dhuafa Penghafal Al-Qur’an.
“Apabila anak adam (manusia) telah meninggal dunia, maka terputuslah amalnya darinya, kecuali tiga perkara, yaitu sedekah jariyah (sedekah yang pahalanya terus mengalir), ilmu yang bermanfaat, atau anak saleh yang selalu mendoakannya.” (HR Muslim No. 1631)
Ayah Bunda Sahabat Masjid, maukan dapat pahala jariyah dari para santri penghafal Quran? caranya:
Tak hanya mendoakan dan berdonasi, Ayah Bunda Sahabat Masjid juga bisa membagikan halaman galang dana ini agar semakin banyak yang membantu.
Terima kasih, berkah selalu.
#janganbosan #jadiorangbaik #masjidjalancahaya